Kamis, 01 November 2018

Media Komunikasi sebagai bagian Sistem Komunikasi & Politik


 Media komunikasi massa sebagai bagian dari sistem ekonomi yang juga bertalian erat dengan sistem politik. Kualitas pengetahuan tentang masyarakat, yang diproduksi oleh media untuk masyarakat, sebagian besar dapat ditentukan oleh nilai tukar pelbagai ragam isi dalam kondisi yang memaksakan perluasan pasar, dan juga ditentukan oleh kepentingan ekonomi para pemilik dan penentu kebijakan. Berbagai kepentingan tersebut berkaitan dengan kebutuhan untuk memperoleh keuntungan dari hasil kerja lembaga media dan juga dengan keinginan bidang usaha lainnya untuk memperoleh keuntungan, sebagai akibat dari adanya kecenderungan monopolistis dan proses integrasi, secara vertikal maupun horizontal.
 Seperti dikemukakan Littlejhon (1999), isi media merupakan komoditi untuk dijual di pasar, dan informasi yang disebarkan dikendalikan oleh apa yang ada di pasar. Sistem ini mengarah pada tindakan yang konservatif dan cenderung menghindari kerugian, yang membuat beberapa jenis isi pesan media komunikasi yang diproduksi lembaga media tertentu sehingga beberapa media menjadi dominan sementara yang lainnya terbatas. Media juga disebut sebagai aktivitas industri dimana media memproduksi kemudian didistribusikan kemapada konsumen atau masyarakat sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.  Pendekatan media economics akan membantu kita di dalam memahami hubungan antara produsen media terhadap khalayaknya, pengiklan, dan masyarakat. Pada level makro, analisis media akan berkaitan dengan ekonomi politik, agregasi produksi dan konsumsi, pertumbuhan ekonomi, lapangan pekerjaan dan inflasi, sedangkan pada level mikro terkait dengan pasar yang spesifik, struktur, tingkah laku dan perilaku pasar, aktivitas dari produsen dan konsumen.
Terdapat tiga sumber kehidupan pada media yaitu, content, capital dan  audients. Dengan content  yang menarik audients  tetap memilih stasiun tv sebagai siaran favorit yang dapat menaikkan rating televisi. Hal ini menjadikan banyaknya iklan yang masuk di stasiun tv yang pastinya sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak. Selain pada itu stasiun tv memiliki capital yang tinggi dan akan menghasilakn produk yang berkualitas untuk semakin menarik konsumen. Dengan demikian, dapat dipahami mengapa media banyak digunakan untuk kepentingan komersial. Karena untuk dapat mempertahankan hidup dengan memenangkan persaingan media membutuhkan sumber hidupnya baik capital, content, maupun audience.

  • Arianto. 2011. EKONOMI POLITIK LEMBAGA MEDIA KOMUNIKASI. Jurnal Ilmu Kmunikasi. Vol 2, No. 1


Tidak ada komentar:

Posting Komentar