Usia muda tidak menghalangi seseorang
untuk mengembangkan diri dan bercita-cita menjadi enterpreneur, meskipun masih berstatus masiswa semester enam
fakultas dakwah dan komunikasi di
Institut Agama Islam Negeri, Kudus Aniek Rismawati mengawali bisnisnya sejak
dibangku Aliyah dengan modal lima ribu rupiah. Tekad yang kuat yang ia miliki
memberi hasil fantastic, meskipun belum memiliki usaha sendiri ia kini telah
menghasilkan jutaan rupiah dalam setiap
bulannya. Ketertarikannya pada dunia bisnis membawa ia menjadi seorang
yang mandiri yang dapat membiayai
hidupnya sendiri dan membantu kedua orang tuanya
“Awalnya saya dari kelas 2 aliyah
ingin memiliki pengahasilan sendiri, lalu saya memulai bisnis saya dengan
mengambil dagangan dari orang lain dulu yaitu masker yang saya beli dengan
harga lima ribu dapat dua masker dan saya jual satu maskernya lima ribu rupiah,
dari situlah saya tertarik untuk melanjutkan bisnis sampai sekarang” tungkas
Aniek di Pati (17/03/2019)
Menjadi pengusaha bukanlah mudah,
membutuhkan tekad yang kuat dan ketekunan dalam mempromosikan jualanya. Keinginan
yang kuat untuk memiliki penghasilan sediri yang membawa Aniek untuk berkerja
keras dalam memulai bisnisnya dengan menjadi reseller. Dunia kampus memberi peluang besar bagi Aniek dalam
berbisnis ia mulai memberanikan diri untuk menjual kebutuhan mahasiswa dengan
menyesuaikan trend, seperti halnya
baju, jilbab, kosmetik, dan lainya yang dibutuhkan. Berbagima macam produk ia
jual untuk meraup keuntungan besar tiap bulannya,
“untuk produknya itu semuanya, jadi
saya menyesuaikan sekarang lagi trend apa, seperti kemarin lagi trend kemeja monalisa saya
ambil kemejanya untuk dijual. Selain baju, jilbab, kosmetik, saya juga menerima
pesanan makanan yang saya buat sendiri, dimulai dari donat dengan toping
meraneka ragam dan piscok yang saya kreasikan sendiri. Jadi untuk produk saya
menyesuaikan yang sedang hitzĂ” ungkap
Aniek.
Berbekal keinginan membuka lowongan perkerjaan
untuk mahasiwa, remaja, pelajar agar dapat memenuhi kebutuhan hidup sendiri,
Aniek mulai berfikir untuk melakukan bisnis online dimana nantinya banyak reseller yang ikut jualan dengannya. Bukan hanya untuk
memenuhi kebutuhan hidup sendiri, membuka bisnis online tanpa banyak
mengeluarkan modal Aniek mengharapkan agar anak-anak muda dapat membantu kedua orang
tuanya dengan tanpa meminta uang di usia muda. Tidak sekedar itu ia dengan ini
berharap dapat bisa sekaligus melakukan shodaqoh
atau berbagi rejeki keapada orang
dengan cara berbagi untung tersebut.
“dengan bisnis online ini banyak reseller yang ikut jualan pada saya,
jadi saya bisa berbagi rejeki kepada orang lain, saya berharap remaja, pelajar
bisa memenuhi kehidupannya sendiri tanpa menta orang tua dengan cara harus
pandai-pandai menggunakan media sosial untuk berjualan, jadi kita tidak usah
gengsi atau malu berjualan yang penting
kita tidak minta orang tua atau merepotkan, dan mendapatkan kepuas sendiri
dengan berjualan itu”
Selain bisnis, perempuan kelahiran 23
September 1997 ini tidak lupa dengan tugas utamanya sebagai mahasiswa yaitu
menuntut ilmu. Semua kesibukan itu tidak menghalanginya untuk berprestasi,
bahkan ia setiap semesternya tetap mendapatkan IPK tinggi. Kepandainnya untuk
mengatur waktu dengan tetap mengutamakan pendidikannya dengan baik membuat ia
tetap berprestasi dan berbisnis lancar tanpa mengganggu menurunkan prestasi.
“tugas utama saya adalah sebagai
mahasiswa, jadi saya tetap mengutamakan pendidikan saya baru berbisnis. Saya melakukan
bisnis menyesuaikan jadwal kuliah pandai-pandai membagi waktu dan mencari
peluang, konsisten dalam berbisnis yang membawa saya pada tahap ini” tuturnya.
Dengan tetap unggul dalam kuliah dan sukses dengan bisnis yang banyak menuntut
Aniek untuk pandai mengatur waku antara keduanya.
“intinya kalau kita mau berbisnis
dengan tetap mengutamakan pendidikan kita harus pandai membagi waktu kita.
Saatnya kuliah kita harus kuliah, saat berjualan yang kita berjualan, tidak
boleh meninggalkan kewajiban kita untuk menuntut ilmu”
Dalam pertemuan ini ia membagi tips
untuk anak muda, mahasiswa yang ingin berbisnis di usia muda “untuk teman-
teman yang ingin berbisnis, berbisnislah dengan hal yang kita sukai pertama,
karena apabila kita suka pasti akan berbisnisnya dengan rasa senang dan
bahagia, kedua jagan pantang menyerah karena berbisnis itu tidak akan naik
terus pasti ada down atau ujiannya,
yang ketiga harus bisa bagi waktunya jangan dicampur adukkan antara bisnis
dengan kuliah, kemudia tetap optimis, apabila gagal tetap bangkit dan
mengevaluasi, mencari tau apa yang sedang trend
agar bisa memanfaatkan peluang-
peluang itu sebagai bisnis”
Dengan semangat berwirausaha di usia
muda membuat Aniek kini menjadi pemuda sukses dengan penghasilan 2 juta samapai
4 juta rupiah perbulan. Bukan hanya sukses dalam bidang jual beli ianya juga
memilki prestasi yang baik dalam pendidikan. Membagi waktu dengan baik menjadi
kunci keberhasilannya hingga sekarang. Aniek banyak menginspirasi mahasiswa di kampus untuk memulai hidup mandiri dengan berbisnis.
- NRE 1640210033
- Dosen Pengampu : Primi Rohimi S.Sos., MSI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar